Kingdom Plantae : Ciri-Ciri, Klasifikasi, dan Peranannya

Pohon Sequoia raksasa (Sequoiadendron gigantium) merupakan tumbuhan asli dari Sierra Nevada. Sequoia raksasa adalah salah satu organisme yang memiliki ukuran paling besar di Bumi, tingginya dapat mencapai 100 m dengan berat 6.000 ton.

Pohon Sequoia

Pohon sequoia dan pepohonan lainya dapat tumbuh besar karena memiliki jaringan khusus, yaiu kambium pembuluh. Jaringan tersebut membentuk lapisan kayu yang tebal dan lapisan tipis penyusun kulit kayu.

Sequoia termasuk ke dalam anggota Kingdom Plantae. Tahukah Anda apa saja yang termasuk ke dalam Kingdom Plantae? Nah, kali ini kita akan membahas mengenai Klasifikasi Plantae, ciri-ciri umum dan juga perananannya.

Kingdom Plantae


A. Ciri-Ciri Kingdom PIantae


Tuhan telah menciptakan berbagai jenis tumbuhan, mulai dari tumbuhan yang berukuran kecil hingga yang berukuran raksasa. Dari yang hidup menempel di bawah tanah hingga yang menjalar, dan dari yang hidup di daratan hingga yang hidup perairan. Semua itu Tuhan ciptakan untuk kita semua.

Dengan tumbuhan, manusia secara langsung ataupun tidak langsung dapat melengkapi kehidupannya. Banyak sekali manfaaat tumbuhan bagi kehidupan manusia. Dapatkah Anda menyebutkannya? Dengan memahami manfaat tumbuhan kita berkewajiban untuk mencintainya. Dengan mencintai tumbuhan, berarti kita mencintai Tuhan, Sang Pencipta.

Salah satu ciri tumbuhan (Plantae) yang membedakannya dengan kelompok makhluk hidup yang lain adalah sel penyusun tubuhnya yang mengandung kloroplas. Sel tumbuhan merupakan sel eukariotik dan memiliki dinding sel yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Struktur tersebut menyebabkan dinding sel tumbuhan bersifat kaku.

Tumbuhan bersifat autotrof atau dapat membuat makanannya sendiri melalui fotosintesis. Dengan beberapa perkecualian, misalnya pada tumbuhan parasit makanan diperoleh dan inangnya. Proses fotosintesis terjadi karena tumbuhan memiliki klorofil yang berperan dalam proses penangkapan energi. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).

Secara umum, struktur tubuh tumbuhan terdiri atas akar, batang, dan daun. Akar berfungsi menyerap air dan unsur  hara yang diperlukan tumbuhan. Pada tumbuhan tertentu, akar berfungsi menyimpan cadangan makanan. Batang berfungsi untuk transportasi air dan unsur hara serta menyangga organ-organ tubuh tumbuhan, seperti daun, bunga, dan buah. Adapun daun sebagai tempat terjadinya fotosintesis dan pertukaran gas antara O2 dan CO2 melalui stomata.

Tumbuhan bersifat stasioner atau tidak dapat berpindah tempat. Akibat sifatnya yang pasif ini, tumbuhan harus beradaptasi secara fisik atas perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. OIeh karena itu, variasi morfologi tumbuhan jauh lebih besar daripada anggota regnum yang lainnya.


B. Klasifikasi Kingdom Plantae


Kingdom Plantae disebut juga sebagal dunia tumbuhan. Kingdom ini merupakan salah satu kingdom yang memiliki jumlah anggota cukup banyak. Tumbuhan dibagi ke dalam 10 divisi. Para ahli Biologi mengklasifikasikan Plantae berdasarkan hal-hal berikut.
  1. Perbedaan struktur jaringan yang membagi tumbuhan menjadi tumbuhan tidak berpembuluh atau Atrakeofita (nonvascular plants) dan tumbuhan berpembuluh Trakeofita (vascular plants).
  2. Perbedaan alat reproduksi yang membagi tumbuhan menjadi tumbuhan berbiji terbuka, berbiji tertutup, dan berspora.
  3. Perbedaan morfologi (penampakan tumbuhan menjadi lumut, dan herba.
Pada pembahasan selanjutnya, akan dijabarkan secara terpisah mengenai tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh. Berikut linknya, silahkan di kunjungi ya.

1. Tumbuhan tidak berpembuluh (link)

--- Lumut:
-------- Divisio Bryophyta (Lumut daun)
-------- Divisio Hepatophyta (Lumut hati)
-------- Divisio Anthocerophyta (lumut tanduk)

2. Tumbuhan berpembuluh (link)

--- Tumbuhan tidak berbiji (Cormophyta)
-------- Tumbuhan Paku 
------------ Divisio Lycophyta
------------ Divisio Pteridophyta
------------------- Kelas Psilotopsida
------------------- Kelas Equisetopsida
------------------- Kelas Marattiopsida
------------------- Kelas Pteridopsida
--- Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
-------- Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka)
------------ Divisi Cycadophyta
------------ Divisi Ginkgophyta
------------ Divisi Coniferophyta
------------ Divisi Gnetophyta
-------- Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)
------------ Kelas Monocotyledone
------------------- Famili Pandanaceae
------------------- Famili Graminae
------------------- Famili Cyperaceae
------------------- Famili Palmae
------------------- Famili Bromeliaceae
------------------- Famili Liliaceae
------------ Kelas Dicotyledones
------------------- Famili Moraceae
------------------- Famili Lauraceae
------------------- Famili Mimosaceae
------------------- Famili Caesalpiniceae
------------------- Famili Oxalidaceae


C. Peran Kingdom Plantae bagi Kehidupan


Tumbuhan memiliki peranan yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Tumbuhan merupakan sumber pangan, sandang, papan, dan obat-obatan. Selain itu, tumbuhan berperan sebagai penghasil oksigen yang dihasilkan melalul proses fotosintesis.

Marchantia polymorpha

Tumbuhan lumut dapat digunakan sebagai obat, misalnya Marchantia yang digunakan untuk obat penyakit hati dan Sphagnum untuk pengganti kapas. Tumbuhan paku dapat digunakan sebagai tanaman hias, misalnya suplir (Adiantum sp.).

Adiantum sp.

Daun muda tumbuhan paku tiang (Cyathea sp.) dapat dijadikan sebagai sayuran. Selain itu, tumbuhan paku air (Azolla pin nata) dapat digunakan sebagai pupuk. Azolla bersimbiosis dengan alga biru (Anabaena) sehingga dapat membantu meningkatkan penyerapan nitrogen pada tumbuhan.


Sumber:
Yusa dan Maniam, MBS.(2014). Advanced Learning Biology 1B for Grade X Senior High School Mathematics and Natural Sciences Programme. Facil, Grafindo Media Pratama: Bandung.

.
.


EmoticonEmoticon